Sajak Hujan
Ini
adalah sajak hujan
sajak
ini ditulis olehnya
di
atas pucuk daun
di
atas batu
di
atas tangan anak penjual koran
aku
tak pernah tau apa maknanya
seperti
apa bentuknya
seperti
apa rasanya
hujan
membuat lubang di atas batu
membuat
jejak di atas tanah
membuat
lukisan di atas daun
hanya
aku tak tahu hujan di atas tangan anak penjual koran
karena
ia bisu
ia
ingin berkata jika sanggup berucap
ia
ingin bersyukur bila sanggup mendekap
namun
hujan itu terus jatuh tanpa henti
membiarkan
sang anak letih tersungkur di atas jejak hujan di tanah
membuat
jejak baru
abstrak
tapi nyata
hujan
belum berhenti
tanpa
payung sang anak itu berdiri
tanpa
kasih anak itu berjalan
atau
mungkin...hujan itu adalah payung
hujan
itu adalah kasih yang tercurah kepadanya???
Ika
Septianasari
Tangerang, 5
Maret 2009
Comments
Post a Comment