S M P R N A

akulah
bunga;
bangkai.
gairah busuk dunia fana tapi
nyata dipenuhi jiwa haus akanku.
ya, aku pelita yang temaram
menenggelamkan jiwa ke
dalam pusaraku yang su-
ram, hisap dan renggut
jiwa - jiwa liar dan
tak punya otak
ini saja sudah
membuatnya
takjub dan gila.
aku si bunga bangkai
siapa kata aku semerbak?
hidung berlendir dan kotor
mengembang dan mengempis.
mereka pikir aku menarik, cantik;
lalu kutariklah ia ke pesonaku.
kulahap habis jiwanya yang
haus, lapar, liar, dan gila.
kurobek jantungnya
menambah koleksi
bingkai dunia
yang bobrok.
lihat aku,
masihkah
kau ber-
pikir aku
pemuas
kaummu
 hai, para
manusia
aku ini
bunga,
bang-
kai,
kau
pikir
aku
apa?

aku
tak sem-
purna


Comments

Popular posts from this blog

Fire Dance

Stay

Is That Love?