MALL
Atas nama tak kekal berdiri
kokoh
Wahai penggarap materi berjaya
Lihat lahan landai terpelongoh
Garapnya akan jadi kaya
Mall indah apa indah?
Saat ada tangis saat ada darah
Darah hidup manusia nelangsa
Tak ada empati kian merasa
Berfoya ia merangkak di
atasnya
“Surga dunia” katanya
Namun tak ada lagi saat air
bah menyela
Lelah alam menahan murka
Tak ada lagi kata tapi bencana
Menerjang kuman-kuman pendosa
Memang manusia tak bertelinga
Ditegur sudah tak sadar jua
Bah pergi foya berlanjut
Tak sadar alam yang merenggut
Ironis sungguh manusia butut
Mall indah tempat tak patut
Tak patut bangun ia di atas
tanah tak berdaya
Tak patut megah di atas gubuk
reot
Lihat wajah itu wajah berdebu
Sungguh mall itu mall tak
patut
Comments
Post a Comment