Monas
Ah ku megah Indah berdebu Kuman juga tak lekang Dari mukaku tua nan usang Terpahat memancang ibu Sendiri tak ada peduli Bertikar bumi Berkelambu Langit; Ku kini Ku ini Masih Sendiri Teman mana peduli. Terima Langit Ayah Bumi Ibu Tanah Air; Cinta sekarang masih tegak sendiri walau angin semilir lirih hujan bertabur deras namun membawa luka nan perih Indonesia tidak berdiri tegak sepertiku Apa ku harus tumbang selayaknya? Karena hancur pun tak ada peduli Terbengkalai aku jadi bangkai Hingga ibu kota mati lapuk Menjadi kosong tak bermateri Ku lelah mengawasi; ku penat menatapi Indonesia tetapkah menjadi ironis dunia keji begini?