EMAK…IA…KITA

Mak, ia pergi ia hilang ia tak kembali
Ia pergi berjualan susu
Tak akan ia kembali sebelum berada
Walau hancur jiwa hancur sukma
Mak, jangan pedih jangan sedih jangan getir
Ia masih jujur masih mengemban nilaimu
Ia tak menyopet, tak merampok, tak berbohong
Ia hanya jual susu kepada pria
Apa salah ia, Mak?
Makan ia makan kita
Dengan ia menjual susunya
Lihat, Mak, datang ia tergopoh-gopoh
Tak ada lagi yang bisa dijualnya
Semuanya sudah terenggut sudah terpecut sudah terkuncup
Emak…
Pantas ia terima dipeluk kita
Jangan emak bermuram kata bermuram muka
Susunya adalah sesuap nasi untuk kita, untuk emak
Peluk ia, Mak
Ia datang dengan harap dengan asa
Rengkuh ia sang jiwa pasrah itu, Mak
Bahagia emak, sakitnya
Damai emak, kucuran peluhnya……..

Comments

Popular posts from this blog

Fire Dance

Stay

Is That Love?