Jati

Pohon jati meranggas kala hujan
Ia mengaduh duduk bersikukuh
Tak ingin lekang tak ingin hengkang
Ia kunci dari permata
                   Pohon jati meratap tatap getir
                   Hampanya tak terasa oleh traktor
                   Tangannya beradu tak padan dengan sang penguasa
                   Ia hancur tak tertata
Sayap penguasa hancurlah
Sebelum alam hancur kala kau berjaya
Istana penyerakah runtuhlah
Sebelum gunung-gunung menghantam rapat pepat
                   Pohon jati tak ada
                   Hijau tak tampak
                   Beton, baja, besi muslihat serakah
                   Hingga kaisan helai hijau terpendam tersapu ke alam tak bernama
                   Karena telat karena terlambat……musnah

Comments

Popular posts from this blog

Fire Dance

Stay

Is That Love?